Apa yang Dimaksud dengan Karung Kertas Multilayers?
Karung kertas multilayers adalah paper sack yang dindingnya dibentuk oleh dua atau lebih lapisan material. Kertas menjadi bagian utama konstruksi, sedangkan film, coating, foil, atau inner liner dapat ditambahkan apabila aplikasi memerlukan fungsi tertentu.
Dalam terminologi teknis, kemasan ini juga dikenal sebagai multi-ply paper sack atau multiwall paper sack. ISO 6590-1:2025 menjelaskan istilah yang digunakan dalam pembuatan paper sack, termasuk kemasan single-ply dan multi-ply yang dibuat dari kertas atau kombinasi kertas dengan material lain, selama kertas tetap menjadi bagian utamanya.
PT Edpack Karunia Persada menyediakan Karung Kertas Multiwall Kraft yang dapat dikembangkan berdasarkan tipe konstruksi, jumlah lapisan, ukuran, inner plastic, pilihan material, dan kebutuhan printing. Halaman tersebut secara khusus menjelaskan produk multiwall paper sack yang dapat disesuaikan untuk powder, granula, pellet, pakan, mineral, dan berbagai bahan baku industri.
Dengan demikian, karung kertas multilayers bukan satu produk dengan spesifikasi tunggal. Susunannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan setiap perusahaan.

Lapisan yang Banyak Belum Tentu Bekerja Lebih Baik
Jumlah ply hanya menjelaskan banyaknya lapisan. Informasi tersebut belum menunjukkan grade kertas, gramatur, porositas, kekuatan serat, jenis adhesive, desain sambungan, ukuran karung, atau metode penutupannya.
Dua paper sack yang sama-sama menggunakan tiga ply dapat menghasilkan performa berbeda apabila material dan konstruksinya tidak sama.
Pembahasan lebih khusus mengenai bahan pembentuk paper sack tersedia dalam artikel Multiwall Kraft Paper untuk Karung Kertas. Artikel tersebut menjelaskan bahwa setiap lapisan dapat mempunyai jenis, gramatur, kekuatan, porositas, warna, dan fungsi berbeda.
Pada praktiknya, susunan karung kertas multilayers dapat terdiri atas:
- beberapa ply sack kraft paper;
- kombinasi brown kraft dan white kraft;
- lapisan kertas dengan PE coating;
- film bebas di antara lapisan;
- inner liner plastik;
- aluminium foil;
- material penguat untuk kebutuhan tertentu.
Setiap material sebaiknya dimasukkan karena mempunyai fungsi yang dibutuhkan, bukan hanya untuk menambah ketebalan kemasan.
Bagaimana Setiap Ply Bekerja?
Pembagian outer, middle, dan inner ply membantu memahami peran masing-masing lapisan. Tidak semua konstruksi harus menggunakan pembagian yang identik, tetapi prinsip ini dapat menjadi dasar ketika menyusun spesifikasi.
Outer Ply: Menghadapi Lingkungan dan Membawa Identitas
Outer ply merupakan bagian yang berhadapan langsung dengan operator, conveyor, pallet, stretch film, gudang, dan kendaraan pengangkut.
Lapisan luar juga menjadi bidang utama untuk mencetak:
- nama produk;
- logo perusahaan;
- berat bersih;
- kode material;
- nomor batch;
- barcode atau QR code;
- simbol penanganan;
- petunjuk penyimpanan.
Brown kraft dapat memberikan tampilan natural dan industrial, sedangkan white kraft menawarkan permukaan lebih terang untuk desain yang memerlukan kontras tinggi.
Pemilihan outer ply pada karung kertas multilayers tetap harus mempertimbangkan grade, gramatur, kualitas permukaan, kekuatan, kemampuan menerima tinta, serta kesesuaiannya dengan proses converting.
Desain cetak juga perlu memperhatikan area gusset, jahitan, katup, dan lipatan. Informasi penting harus tetap terbaca setelah karung terisi dan disusun di atas pallet.
Middle Ply: Menjaga Keseimbangan Konstruksi
Middle ply berada di antara lapisan luar dan bagian yang paling dekat dengan produk. Fungsinya dapat diarahkan untuk membantu:
- mendistribusikan tekanan;
- menyerap energi benturan;
- mempertahankan bentuk;
- melengkapi kekuatan dinding;
- menyeimbangkan kebutuhan performa dan penggunaan material.
Lapisan tengah tidak harus menggunakan grade atau gramatur yang sama dengan bagian luar. Penyesuaian tersebut memungkinkan struktur dibuat lebih efisien.
Namun, penambahan middle ply tidak otomatis mengatasi semua masalah. Jika kebocoran terjadi pada lubang jahitan, katup, sambungan bawah, atau seal liner, solusi perlu diarahkan pada sumber kegagalannya.
Inner Ply: Mengikuti Sifat Produk
Inner ply merupakan lapisan kertas yang paling dekat dengan isi. Materialnya perlu menyesuaikan ukuran partikel, tingkat pembentukan debu, abrasivitas, sifat alir, dan kebutuhan pelepasan udara.
Powder halus dapat keluar melalui celah yang sangat kecil. Granula atau kristal bersudut dapat menimbulkan abrasi dan tekanan lokal. Pellet dapat bergerak selama pemindahan dan mengubah distribusi beban di dalam karung.
Baca pembahasan terkaitKarung Kertas Laminasi Woven: Kuat untuk Logistik, Premium untuk Branding
Untuk kebutuhan tertentu, karung kertas multilayers dapat dilengkapi inner liner. Material ini ditempatkan sebagai film atau kantong terpisah di dalam paper sack dan tidak menggantikan fungsi struktural kertas kraft.
Penjelasan lebih mendalam mengenai ukuran, ketebalan, sealing, dan perilaku liner ketika filling tersedia pada artikel Inner Plastik LLDPE untuk Paper Sack.
Inner liner yang terlalu besar dapat terlipat dan mengganggu pengisian. Liner yang terlalu kecil dapat tertarik, berubah posisi, atau menerima tegangan berlebihan setelah produk masuk.
Tentukan Spesifikasi Produk
Bahas ukuran, material, tipe, dan kebutuhan cetak bersama tim kami.

Berapa Jumlah Lapisan yang Dibutuhkan?
Tidak ada satu jumlah ply yang tepat untuk seluruh produk. Karung kertas multilayers dapat menggunakan dua, tiga, empat, atau konfigurasi lain berdasarkan kebutuhan aktual.
Penentuan jumlah lapisan perlu mempertimbangkan:
- berat bersih;
- volume produk;
- bulk density;
- ukuran partikel;
- bentuk dan tingkat ketajaman partikel;
- pembentukan debu;
- sifat abrasif;
- kepekaan terhadap kelembapan;
- metode filling;
- kebutuhan deaeration;
- tipe penutupan;
- kondisi penyimpanan;
- pola palletisasi;
- jalur distribusi.
Dua ply dapat memadai untuk aplikasi tertentu. Tiga ply dapat digunakan ketika dibutuhkan keseimbangan tambahan antara kekuatan, bentuk, dan containment. Jumlah yang lebih banyak dapat dipilih apabila setiap lapisan memang membawa fungsi yang diperlukan.
Struktur terlalu ringan dapat meningkatkan risiko sobek, bocor, atau berubah bentuk. Sebaliknya, spesifikasi berlebihan menambah material dan biaya tanpa selalu menghasilkan peningkatan kinerja yang sebanding.
Jumlah ply pada karung kertas multilayers sebaiknya dikonfirmasi melalui sampel, trial filling, dan pengujian dalam kondisi terisi.
Filling Line Menentukan Tipe Karung
Tipe paper sack perlu mengikuti cara produk dimasukkan. Kemasan yang terlihat baik ketika kosong belum tentu cocok dengan nozzle, tekanan filling, kecepatan mesin, conveyor, atau metode penutupan pelanggan.
Sewn Paper Sack untuk Pengisian dari Bagian Atas
Pada Sewn Paper Sack atau Karung Kertas Tipe Jahit, bagian atas karung dibiarkan terbuka ketika produk diisi, kemudian ditutup menggunakan jahitan.
Tipe ini dapat dikembangkan untuk powder, granula, pellet, bahan pangan kering, pakan, mineral, dan berbagai bahan baku industri. Struktur lapisan, inner plastic, ukuran, laminasi, dan printing dapat disesuaikan dengan produk yang dikemas.
Pada karung kertas multilayers tipe jahit, performa bagian penutupan turut dipengaruhi oleh:
- jenis benang;
- crepe tape;
- pola lipatan;
- jarak jahitan;
- ukuran lubang jarum;
- posisi inner liner;
- pengaturan mesin jahit.
Produk powder yang sangat halus dapat keluar melalui lubang jarum atau bagian sudut meskipun tampilan jahitan terlihat rapi. Pemeriksaan perlu dilakukan setelah karung diisi, bukan hanya ketika masih kosong.
Valve Paper Sack untuk Pengisian melalui Nozzle
Valve Paper Sack atau Karung Kertas Tipe Katup menggunakan katup sebagai jalur masuk produk dari nozzle mesin.
Pada konstruksi ini, ukuran valve harus sesuai dengan diameter nozzle, tekanan filling, target kecepatan, dan perilaku alir produk.
Katup terlalu kecil dapat memperlambat pengisian. Katup terlalu besar dapat memengaruhi penutupan atau meningkatkan kemungkinan keluarnya produk.
Lihat produk terkaitKarung Kertas Laminasi PE Coated untuk kemasan industri
Sistem penutupannya dapat menggunakan:
- mekanisme self-closing;
- adhesive;
- heat sealing;
- ultrasonic sealing;
- kombinasi metode tertentu.
Metode tersebut perlu ditentukan sejak tahap desain karena akan memengaruhi bentuk valve, pilihan material, dan pengaturan mesin.

Block Bottom Open Mouth
Block bottom open mouth mempunyai dasar berbentuk blok yang telah tertutup, sedangkan bagian atas dibiarkan terbuka untuk pengisian.
Tipe tersebut dapat dipertimbangkan ketika dibutuhkan dasar yang teratur, bidang cetak luas, atau susunan pallet tertentu. Hasil akhirnya tetap dipengaruhi oleh volume produk, ukuran gusset, udara yang tertinggal, dan metode penutupan bagian atas.
Pemilihan tipe karung kertas multilayers sebaiknya mengikuti proses operasional, bukan hanya berdasarkan bentuk atau penampilannya.
Produk Powder Membutuhkan Keseimbangan Udara dan Containment
Powder dapat membawa udara dalam jumlah besar ketika masuk ke dalam kemasan. Jika udara tidak keluar dengan cukup cepat, karung dapat menggembung, proses filling melambat, dan bentuk akhirnya menjadi tidak konsisten.
Sebaliknya, jalur udara yang terlalu terbuka dapat menyebabkan produk keluar sebagai debu.
Untuk mengendalikan kedua kondisi tersebut, struktur dapat mempertimbangkan:
- porositas sack kraft paper;
- perforasi terkontrol;
- konstruksi valve;
- kerapatan sambungan;
- jalur deaeration;
- tekanan mesin filling.
Karung kertas multilayers untuk powder perlu diuji bersama mesin pengisian yang akan digunakan. Mengubah porositas material tanpa melihat tekanan, nozzle, atau karakter produk dapat menimbulkan masalah baru.
Trial perlu mengamati:
- waktu pengisian;
- jumlah debu;
- bentuk kemasan;
- kondisi sambungan;
- udara yang tersisa;
- kestabilan ketika bergerak di conveyor.
Granula, Kristal, dan Pellet Memberikan Tekanan yang Berbeda
Produk granula dapat bergerak di dalam kemasan selama handling. Kristal atau partikel bersudut juga dapat menimbulkan abrasi dan tekanan pada area tertentu.
Untuk aplikasi tersebut, evaluasi karung kertas multilayers perlu mencakup:
- ketahanan terhadap tusukan;
- kekuatan gusset;
- sambungan bawah;
- fleksibilitas dinding;
- ruang udara setelah filling;
- perubahan bentuk selama pengiriman.
Kekuatan tarik yang tinggi belum tentu menjamin ketahanan terhadap tusukan dari arah dalam. Karena itu, karakter partikel perlu disampaikan secara jelas ketika menentukan struktur kemasan.
Tentukan Spesifikasi Produk
Bahas ukuran, material, tipe, dan kebutuhan cetak bersama tim kami.


Barrier Tidak Otomatis Meningkat karena Ply Bertambah
Beberapa lapisan kraft paper dapat meningkatkan kekuatan dan ketahanan fisik, tetapi tidak otomatis menjadikan paper sack kedap air atau mempunyai barrier kelembapan tinggi.
Untuk produk yang sensitif, karung kertas multilayers dapat menggunakan:
Lihat solusi terkaitKarung Kertas (Paper Sack) - Solusi Kemasan terbaik untuk produk industri yang harus digunakan
- PE coated paper;
- free film;
- inner LLDPE;
- inner HDPE;
- aluminium foil;
- woven reinforcement;
- material fungsional lainnya.
Artikel Kertas Kraft Laminasi PE Coated untuk Karung Kertas menjelaskan bahwa PE coated merupakan lapisan polimer yang melekat pada kertas, bukan kantong plastik bebas di dalam paper sack. Kinerja akhirnya dipengaruhi pula oleh kontinuitas coating, posisi lapisan, jahitan, valve, adhesive, serta kondisi penggunaan.
Inner liner dan PE coated tidak mempunyai konstruksi yang sama. Inner liner adalah kantong atau film terpisah, sedangkan coating menyatu pada permukaan kertas.
Pemilihannya perlu mempertimbangkan:
- target perlindungan;
- sifat produk;
- cara pengisian;
- kebutuhan pelepasan udara;
- metode sealing;
- kondisi gudang;
- lama penyimpanan;
- risiko selama distribusi.
Barrier yang baik pada bidang material belum tentu cukup apabila masih terdapat jalur masuk melalui jahitan, katup, sambungan, lipatan, atau seal yang tidak konsisten.
Dimensi Mengikuti Volume Produk
Berat bersih yang sama tidak selalu membutuhkan ukuran kemasan yang sama. Tepung, mineral, gula, resin, bahan kimia, dan pellet mempunyai bulk density serta perilaku pengisian yang berbeda.
ISO 6591-1:2026 menetapkan dimensi dan metode pengukuran untuk empty paper sacks. Standar ini membantu menyamakan cara mengukur lebar, panjang, dan bagian lain dari karung kosong.
Namun, ukuran akhir karung kertas multilayers tetap perlu ditentukan berdasarkan volume produk dan filling line.
Parameter yang perlu diperhitungkan antara lain:
- lebar karung;
- panjang karung;
- ukuran gusset;
- dimensi valve;
- area lipatan;
- toleransi ukuran;
- bentuk setelah terisi.
Ukuran yang terlalu kecil dapat meningkatkan tekanan pada dinding dan menyulitkan penutupan. Ukuran terlalu besar dapat menyisakan udara, menghasilkan bentuk kurang stabil, dan menggunakan material secara tidak efisien.
KutipanKinerja Karung Kertas Multilayers untuk tidak ditentukan oleh satu unsur saja; karakter produk, proses pengisian, dan lingkungan distribusi perlu ditinjau sebagai satu kesatuan sebelum menetapkan spesifikasi.
Sampel fisik perlu diuji menggunakan produk aktual agar dapat diketahui apakah volume, bentuk, penutupan, dan susunan pallet sudah sesuai.
Perjalanan Kemasan Tidak Berhenti di Mesin Filling
Setelah diisi, karung kertas multilayers masih menghadapi conveyor, pemindahan manual, forklift, palletisasi, stretch wrapping, penyimpanan, serta pengiriman.
Stabilitas pallet dipengaruhi oleh:
- bentuk karung setelah filling;
- konsistensi berat;
- udara yang masih tertinggal;
- ukuran gusset;
- sifat alir produk;
- koefisien gesekan permukaan;
- pola penyusunan;
- tinggi tumpukan;
- kondisi pallet;
- stretch film dan strapping.
Stretch film dapat membantu mempertahankan susunan, tetapi tidak seharusnya digunakan untuk menutupi ukuran kemasan atau hasil filling yang tidak konsisten.
Baca pembahasan terkaitPaper Sack Kraft: Tipe, Material dan Spesifikasi Industri
Pallet yang stabil dimulai dari dimensi paper sack, volume produk, pelepasan udara, bentuk karung, dan pola penyusunan yang sesuai.
Pengujian Harus Mewakili Kondisi Penggunaan
Pemeriksaan tampilan dan dimensi merupakan langkah awal. Untuk memahami performa karung kertas multilayers, sampel perlu diuji dalam bentuk terisi.
Evaluasinya dapat meliputi:
- trial filling;
- pengukuran waktu pengisian;
- pengamatan deaeration;
- pemeriksaan kebocoran;
- pengecekan jahitan atau katup;
- evaluasi seal liner;
- uji penumpukan;
- simulasi palletisasi;
- penyimpanan dalam kondisi yang mewakili penggunaan;
- simulasi distribusi.
ISO 7965-1:2024 menetapkan metode drop test untuk filled paper sacks melalui benturan vertikal. Pengujian ini dapat digunakan secara mandiri atau menjadi bagian dari rangkaian evaluasi distribusi.
Hasil pengujian perlu digunakan untuk menemukan sumber masalah yang sebenarnya. Kebocoran dari valve tidak selalu diselesaikan dengan menambah ply. Pallet yang tidak stabil mungkin membutuhkan perubahan ukuran, deaeration, atau pola susunan.
Printing Harus Tetap Terbaca Setelah Filling
Printing pada karung kertas multilayers mempunyai fungsi branding sekaligus operasional.
Informasi yang dicetak dapat mencakup:
- nama produk;
- berat bersih;
- nomor batch;
- kode material;
- instruksi penyimpanan;
- simbol penanganan;
- barcode;
- QR code;
- informasi keselamatan yang relevan.
Penempatan desain perlu mempertimbangkan gusset, lipatan, jahitan, katup, area adhesive, dan bentuk akhir kemasan.
Informasi penting tidak sebaiknya ditempatkan pada bagian yang akan terlipat, tertutup susunan, atau sulit dilihat setelah pallet dibungkus.
Desain yang baik bukan hanya terlihat rapi ketika karung kosong, tetapi tetap berfungsi setelah kemasan diisi, ditutup, dan dikirim.

Data yang Perlu Disiapkan Sebelum Menentukan Spesifikasi
Pemilihan karung kertas multilayers sebaiknya dimulai dari informasi produk dan proses yang sebenarnya.
Informasi Produk
Siapkan data mengenai:
- nama produk;
- bentuk powder, granula, kristal, pellet, atau butiran;
- ukuran partikel;
- bulk density;
- kadar air;
- sifat higroskopis;
- abrasivitas;
- tingkat pembentukan debu;
- sensitivitas terhadap oksigen, cahaya, minyak, atau aroma.
Informasi Filling dan Penutupan
Data proses meliputi:
- berat bersih;
- top filling atau valve filling;
- ukuran nozzle;
- tekanan filling;
- target kecepatan produksi;
- kebutuhan deaeration;
- metode penutupan;
- suhu produk ketika diisi.
Informasi Penyimpanan dan Distribusi
Perusahaan juga perlu menjelaskan:
- kondisi suhu dan kelembapan;
- lama penyimpanan;
- jenis pallet;
- pola susunan;
- tinggi tumpukan;
- penggunaan stretch film;
- penggunaan strapping;
- jenis kendaraan;
- jarak pengiriman;
- penggunaan kontainer;
- frekuensi bongkar muat.
Informasi Printing
Tentukan kebutuhan:
- brown kraft atau white kraft;
- jumlah warna;
- posisi logo;
- kode produk;
- nomor batch;
- barcode atau QR code;
- simbol penanganan;
- informasi yang harus terlihat ketika berada di atas pallet.
Data tersebut menjadi dasar untuk memilih jumlah ply, grade kertas, ukuran, tipe paper sack, inner liner, barrier, sistem penutupan, dan desain cetak.
Menentukan Struktur yang Tepat, Bukan Sekadar Lebih Tebal
Karung kertas multilayers yang baik tidak harus menggunakan jumlah lapisan paling banyak. Struktur terbaik adalah konstruksi yang dapat menjalankan fungsi yang dibutuhkan dengan penggunaan material yang terukur.
Setiap elemen saling memengaruhi. Penambahan inner liner dapat mengubah pelepasan udara. Perubahan porositas memengaruhi kecepatan filling. Dimensi karung menentukan tekanan dinding dan bentuk pallet. Sistem penutupan memengaruhi containment dan perlindungan produk.
Karena itu, penetapan spesifikasi perlu melalui data, sampel, trial filling, dan evaluasi dalam kondisi nyata.
Ketika seluruh bagiannya bekerja bersama, karung kertas multilayers dapat mendukung kekuatan, kelancaran produksi, perlindungan produk, keterbacaan informasi, kestabilan pallet, dan kebutuhan distribusi tanpa menggunakan konstruksi secara berlebihan.
KutipanPilihan yang tepat untuk Karung Kertas Multilayers untuk lahir dari keseimbangan antara kualitas cetak, identitas merek, dan konsistensi tampilan kemasan, tujuan perlindungan, dan kondisi proses yang sebenarnya.




