Memahami Kebutuhan Ini
Informasi Lot perlu diverifikasi terhadap jenis produk, sektor, tujuan pasar, pelabelan, mutu, dan ketentuan yang benar-benar berlaku.
Karakter isi yang perlu diperhatikan mencakup komoditas seperti Arang, Arang Aktif, Arang Briket, Bahan Baku Industri dan Bahan Baku Kimia, bentuk produk Serbuk, Fine Powder, Granul, Bubuk dan Pelet dan kondisi Kering dan Suhu Ruang. Informasi ini membantu menentukan bagaimana produk mengalir saat pengisian, bagaimana kemasan ditutup, serta jenis perlindungan yang perlu diprioritaskan.
Dari sisi proses, hal yang perlu diperhatikan mencakup jenis kemasan Jumbo Bag / FIBC, Paper Sack, PE Liner, Woven Bag dan Plastic Bag (PE/LDPE/HDPE), sistem Kemasan Primer dengan Liner, Bulk Packaging / FIBC, Kemasan Primer, Solusi Kombinasi dan Barrier Packaging, pengisian Gravity Filling, Pengisian Manual, Semi Otomatis, Nozzle Filling dan Top Filling dan penutupan Heat Sealing, Jahit, Tie Closure, Valve Closure dan Stretch Wrapping. Kesesuaian antara kemasan dan proses penting untuk menjaga kelancaran operasi sekaligus mengurangi risiko kebocoran, kerusakan, atau ketidaksesuaian pada tahap berikutnya.
Pertimbangan operasional dapat mencakup kapasitas 10 kg, 1000 kg, 20 kg, 25 kg dan 5 kg, ukuran atau format Menyesuaikan densitas, target berat isi, mesin filling, perlindungan pangan, pallet, dan jalur distribusi, Menyesuaikan jenis bahan kimia, densitas, berat isi, mesin filling, kompatibilitas material, dan kebutuhan proses, Menyesuaikan jenis kemasan, berat isi, densitas produk, dan kebutuhan proses, Menyesuaikan jenis produk pakan, densitas, berat isi, mesin filling, dan kebutuhan proses dan Menyesuaikan jenis produk, berat isi, dimensi kemasan, ukuran pallet, pola tumpukan, dan kebutuhan distribusi dan penanganan Forklift Handling, Manual Handling, Palletizing, Conveyor Handling dan Container Loading. Kapasitas dan ukuran perlu dipastikan kembali terhadap densitas isi, mesin, kebutuhan susun, paletisasi, dan cara pemindahan aktual.
Rantai pasok juga perlu dipertimbangkan, termasuk penyimpanan Gudang Kering, Terlindung dari Hujan, Ventilasi Baik, Kontrol Kelembapan dan Pallet Storage, distribusi Darat, Distribusi Domestik, Ekspor, Kontainer dan Laut dan tujuan pasar Domestik dan Ekspor. Waktu simpan, penumpukan, getaran, perubahan lingkungan, dan jarak distribusi dapat mengubah tingkat perlindungan yang dibutuhkan.
Risiko yang perlu diperhatikan antara lain Kebocoran Produk, Kelembapan, Kerusakan saat Transportasi, Debu dan Kontaminasi. Kebutuhan perlindungan yang berkaitan mencakup Ketahanan Angkut, Perlindungan dari Kelembapan, Kebersihan Produk, Kontrol Debu dan Barrier. Keduanya perlu dinilai bersama agar solusi tidak hanya sesuai saat pengisian, tetapi juga tetap bekerja selama penyimpanan dan distribusi.
Pada tahap penetapan spesifikasi, pertimbangkan pula kepatuhan Identifikasi Produk, Informasi Lot, Persyaratan Pasar Tujuan, Persyaratan Pelanggan dan Traceability, keberlanjutan Efisiensi Material, Kemudahan Penanganan, Optimasi Berat Kemasan, Pengurangan Kerusakan Produk dan Optimasi Muatan dan faktor keputusan Biaya Total, Efisiensi Pengisian, Kekuatan Kemasan, Kesesuaian Distribusi dan Ketahanan terhadap Kelembapan. Persyaratan tersebut sebaiknya dikonfirmasi terhadap produk, proses, pasar tujuan, dan standar yang benar-benar berlaku.